Beranda > Tak Berkategori > Pengaruh Media dalam Keberhasilan Budidaya Belut

Pengaruh Media dalam Keberhasilan Budidaya Belut

22 September 2010


Budidaya belut saat ini sedang menjadi tren karena peluang dan prospek bisnisnya yang sangat cerah. namun banyak yang telah mencoba berbudidaya tetapi banyak yang gagal sehingga bukan keuntungan yang didapat tetapi kerugian. Hal tersebut membuat banyak para pemula yang coba-coba akhirnya kapok tidak mau lagi berbudidaya belut.
Ada beberapa hal yang menyebabkan kegagalan, salah satunya adalah media budidaya. Bahkan dari pengamatan penulis, media menduduki ranking tertinggi dalam menyumbang kegagalan. Artinya, sebagian besar pembudidaya pemula gagal karena disebabkan oleh masalah media.
Pembudidaya pemula, kebanyakan melakukannya dengan coba-coba karena kata orang. Namun tidak semua kata orang, ternyata tidak seluruhnya merupakan pengalaman dari orang tersebut. Selain itu banyak pembudidaya pemula merasa sangat percaya diri dan merasa mudah untuk berbudidaya belut.
Media yang berperan besar dalam budidaya belut haruslah media yang cukup kesuburan dan kegemburannya, bebas dari zat-zat yang berbahaya bagi belut seperti gas beracun, benda tajam dan keras, serta harus banyak mengandung plankton dan makhluk hidup lain sebagai sumber makanan belut.
Kadang-kadang pembudidaya merasa telah menyiapkan media cukup lama sehingga merasa sudah cukup dan sudah dapat ditanami bibit belut. Padahal lamanya persiapan belum menjamin kematangan media. Media yang matang ditandai oleh beberapa hal antara lain: lumpur sudah homogen, tidak berbau, sudah mengendap dengan ditandai media dibawah air yang bening, banyak biota seperti cacing yang hidup di dalam media dan tidak ada lagi proses pembusukan dan terbentuknya gas metan.
Jika media sudah matang seperti ciri-ciri tersebut di atas, maka belut baru bisa ditanam.
Semoga dapat bermanfaat, selamat mencoba.

Iklan
Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: