Beranda > Tak Berkategori > IBU-IBU DESA TONJONG BELAJAR BUDIDAYA BELUT DAN MENERBITKAN KORAN IBU

IBU-IBU DESA TONJONG BELAJAR BUDIDAYA BELUT DAN MENERBITKAN KORAN IBU

25 Februari 2011

Budidaya belut (monopterus albus) ternyata tidak hanya diminati oleh kaum lelaki tetapi juga oleh kaum hawa. Hal tersebut dibuktikan oleh ibu-ibu desa Tonjong kecamatan Tajurhalang Bogor, yang dengan tekun dan gigih belajar berbudidaya belut. Lebih dari 50 orang ibu rumah tangga tersebut mengikuti Program Perlindungan Kaum Marginal yang diselenggarakan oleh PKBM BAITUL ILMI bekerja sama dengan Dirjen Pendidikan Masyarakat Kementrian Pendidikan Nasional. Keseriusan bu-ibu peserta pelatihan dapat terlihat dari tingkat kehadiran mereka selama mengikuti pelatihan dan tidak segan-segannya mereka memegang, meremas, mengaduk berbagai bahan pembuat media pemeliharaan belut seperti lumpur, dan kotoran sapi.
Belut yang selai lezat dikonsumsi dan bermanfaat seagai bahan pencegah dan obt berbagai penyait serta bahan kosmetik tersebut saat ini memang sedang naik dau, pasalnya jika diseriusi dapat memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga bahkan bisa dikembangkan sebagai bisnis yang sangat menguntungkan dan prospektif. Apalagi dengan dikembangkannya tekni budidaya di air bening tanpa lumpur yang dapat medongkrak hasil hinggasa 50 kali lebih banyak hanya di lahan seluas 1 m2, tentu sangat menarik.
Selain belajar budidaya belut, ibu-bu desa tonjong belajar juga belajar menuis dan menerbitkan koran yang diberi nama SWARA BUNDA. Pada terbitan pertama, topik yag diangkat berkisar tentang situ Tonjong yang terancam kelestariannya. Menggunakan dana bantuan dari Dirjen PNFI Kementrian Pendidikan Nasional, Koran yang berbentuk tabloid tersebut rencananya aka diterbitkan 2 mingguan.

Pelatihan Bddy Belut

Iklan
Kategori:Tak Berkategori
%d blogger menyukai ini: